psikologi-umumYo sobat BEM, sebenernya sobat sekalian tau enggak sih soal psikologi, pertanyaan di ajukan untuk sobat yang bukan dari psikologi hehehe… yang dari psikologi mingkem dulu. Sobat BEM yang dari psikologi mungkin kadang disamakan sama seorang peramal, lah kok? pernah gak sih pas ketemu sama temen dari jurusan atau fakultas lain terus kita malah disuruh nebak apa yang dipikirkan sama si temen itu atau nebak kepribadian orang, bahkan kadang pake acara baca garis tangan segala, mungkin dari sebagain besar sobat BEM yang dari psikologi sering nih ngalamin hal kayak gitu heheh.

Emang sih pengetahuan masyarakat kita soal dunia psikologi memang masih terbatas, mengingat psikologi sendiri memang populer di indonesia baru-baru ini. Bahkan ketika penulis masih SMA dulu mengira bahwa dunia psikologi itu dunia yang selalu berhubungan dengan rumah sakit jiwa dan orang gila, lah kok bisa? maklumlah namanya juga pengaruh televisi dan film hehe. Tapi seiring waktu penulis pun mencoba untuk memperdalam pengetahuan mengenai psikologi, ya maklum aja nih watu SMA kan masa-masa nya galau dan mencari jati diri, dorongan untuk mencari jati diri waktu itu membawa penulis untuk membaca berbagai macam buku psikologi, dari yang ada di perpustakaan sekolah sampai artikel-artikel di internet. Dari sanalah pandangan-pandangan penulis mengenai dunia psikologi mulai berkembang, dan kemudian penulis pun memutuskan untuk memasuki jurusan Psikologi.

Kembali pada tema utama kita, sebenarnya apa sih itu psikologi? Banyak ahli dan psikolog yang mendefinisikan mengenai arti dari psikologi, tapi secara umum psikologi sendiri bisa diartikan sebagai suatu bidang ilmiah yang mengkaji tentang fungsi mental dan perilaku manusia, namun begitu beberapa ahli juga mengartikan psikologi sebagai suatu studi tentang jiwa, artian ini biasanya digunakan oleh mereka yang melakukan kajian di bidang psikologi spiritual.

Ilmu psikologi sendiri pada dasarnya telah ada sejak zaman dahulu kala, namun begitu psikologi pada zaman itu masih merupakan bagian dari ilmu Filsafat, hingga kemudian pada tahun 1879, Wilhem Wundt mendirikan laboratorium psikologi pertama di Universitas Leipzig, Jerman. Pendirian laboratorium ini kemudian menandai awal dari psikologi sebagai ilmu pengetahuan karena metode ilmiah untuk mengkaji fungsi mental dan perilaku manusia sudah mulai dikembangkan secara ilmiah.

Setelah berdirinya laboratorium Wundt perkembangan psikologi sebagai suatu ilmu pengetahuan berkembang dengan sangat pesat. Aliran-aliran dalam psikologi pun mulai bermunculan, misalnya aliran behavioristik yang diprakarsai oleh Ivan Pavlov, dimana pada aliran ini dijelaskan bahwa perilaku manusia muncul karena adanya stimulus dan respon yang kemudian membentuk kebiasaan. Lalu muncul pula aliran psikoanalisis yang di pelopori oleh Sigmund Frued, teori-teori yang dikemukakan oleh Frued mengenai ego, super ego, dan id merupakan salah satu teori yang paling populer didunia psikologi. Secara sederhana Ego dapat diartikan dengan akal sehat, sedangkan id bisa diartikan sebagai hawa nafus, dan super ego sebagai hati nurani, namun begitu pengertian ini masihlah kurang tepat untuk menggambarkan artian sebenarnya.

Aliran-aliran lain yang berkembang dalam dunia psikologi adalah aliran Humanisitik dengan tokohnya Maslow, aliran humanisitik ini sangat terkenal dengan teori motivasi yang dikembangkan oleh Maswlow yaitu piramida kebutuhan. Adapun aliran lain yang sangat mempengaruhi dunia pendidikan adalah aliran psikologi kognitif dengan tokohnya Jean Piaget, aliran kognitif ini lebih memfokuskan diri pada proses mental yang terjadi pada diri manusia.

Psikologi memiliki pengaruh yang besar saat ini terhadap kehidupan masyarakat dan perkembangan peradaban manusia. Tanpa kita sadari kita telah menikmati produk psikologi dalam kehidupan kita sehari-hari, iklan-iklan di televisi sampai dengan propaganda politik sebagian besar didasarkan atas penelitian dan kajian-kajian dalam psikologi sehingga iklan atau propaganda tersebut benar-benar efektif. Tidak hanya itu, psikologi juga berperan dalam mengembangkan sistem dan kurikulum pendidikan yang ada diseluruh dunia, psikologi pendidikan memegang peranan penting dalam pengembangan mutu pendidikan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia sebuah negara.

Sementara dibidang industri dan organisasi psikologi memegang peranan penting, psikologi tidak hanya memberikan landasan untuk memilih calon pegawai terbaik untuk bekerja dalam perusahaan, namun juga cara untuk memotivasi dan mengembangkan potensi dari setiap karyawan serta menciptakan lingkungan organisasi yang nyaman dan produktif. Dalam bidang sosial psikologi juga melakukan berbagai macam kajian dan penelitian seputar perilaku dan pola pikir manusia dalam kehidupan sosialnya.

Psikologi merupakan ilmu pengetahuan dengan bidang kajian yang sangat luas, selama hal itu berkaitan dengan fungsi mental, perilaku maupun jiwa manusia, maka disana psikologi akan memegang peranan tersendiri. Mungkin disinilah salah satu letak kelebihan dan keunikan dari psikologi, dimana ketika kita mempelajari mengenai psikologi secara tidak langsung kita sedang mempelajari dan mengenali diri kita sendiri.